Berita Foto
Foto Bulan Ini
Foto-Foto Situs Terabaikan
Foto Gus
Berita Foto bulan ini mencoba untuk menceritakan tentang 2 buah situs tua di Semarang. Pertama tentang Tempat Penyekapan Pangeran Diponegoro sebelum dibawa ke Batavia untuk kemudian dibuang dalam pengasingan. Yang kedua tentang Peninggalan Jawatan Kereta Api Belanda (VOC) di jantung kota Semarang, yaitu Gedung Lawang Sewu . Menarik untuk di ceritakan karena kedua situs tersebut menjadi situs yang tak terwat dan diabaikan oleh Pemda Setempat. Silakan dilihat dalam slideshow kolom sidebar Semarang Review.
Dialog Keagamaan di Amerika: Antara Islam dan Yahudi
Syamsi Ali, Ph, Imam Masjid New York:
“Madam!, …I am a Madrasah Graduate !”
Sabtu kemarin, 15 maret 2008, saya mendapat kehormatan untuk berdiskusi dengan jama’ah East New York Synagogue, sebuah gereja yahudi aliran orthodox. Bagi saya pribadi, ini sebuah terobosan dan kalau bisa saya katakan sebagai membuang diri ke dalam kandang harimau. Berdialog dengan Yahudi aliran reform sudah lumrah. Berdialog dengan yahudi Conservatif juga sudah biasa. Indonesia Bahkan tanggal 24 Maret mendatang saya akan
menyampaikan presentasi islam kepada para pengajar JTS (Jewish Theological Seminary) di Uptown New York . Tapi hadir dalam sebuah perhelatan yahudi orthodox adalah baru, dan bahkan masih dianggap tabu dan controversial oleh sebagian di antara mereka. Tapi kini, terobisan itu menjadi sejarah sendiri, karena pada akhirnya, walaupun tidak diingkari masih ada yang menunjukkan wajah ‘prejudice’ mereka menerima kedatangan saya dengan lapang dada. Read more »
Lifestyle
Sego Kucing :
Favorit Para Jagoan Begadang di Semarang
Liputan Zun dan Rie
Semula Warung sego kucing (angkringan,sego jotos) begitulah sebutan yang akrab ditlinga warga Semarang termasuk Banyumanik Semarang untuk jenis warung makan yang satu ini. Meskipun sederhana, namun tetap punya daya tarik tersendiri bagi mereka yang suka makan malam dengan nuansa cangkrukan. Cara Peyajianyapun terbilang unik, yaitu nasi di bungkus kertas koran dengan lauk yang menggoda selera seperti: oseng bandeng, oseng teri dan lain-lain. Namun semuanya dalam porsi kecil. Tidak sebanyak porsi warung nasi lainnya. Read more »
Bisnis
Bisnis Kos-kosan di Semarang:
Antara Deg-degan dan Keuntungan
Liputan Rie
Orang tua Hariyadi (30) dulu memiliki kos-kosan putra di Jl Banyuputih, Tembalang sebanyak 6 kamar. Namun akhirnya ia menyesal dengan keberadaan kos-kosan putra itu. Pasalnya orangtua Hariyadi tidak bisa menunggui kos-kosan tersebut. Telepon koin yang dimaksudkan agar penggunaan telepon dapat dikontrol, ternyata bisa dijebol oleh para penyewa kamar.
Tagihan melambung sampai Rp 3 juta. Orangtua Hariyadipun tidak dapat memaksa para anak kos yang semuanya mahasiswa untuk membayar tagihan telepon. Mereka saling lempar tanggung jawab. Dengan segala cara, akhirnya para anak kos dipaksa mengumpulkan uang untuk membayar tagihan telepon. Namun yang terkumpul hanya Rp 1 juta. Read more »
-
Recent
-
Links
-
Archives
- March 2008 (6)
- February 2008 (16)
- November 2007 (1)
-
Categories
-
RSS
Entries RSS
Comments RSS


