indonesia observer

Just another WordPress.com weblog

Berita Foto

Foto Bulan Ini
Foto-Foto Situs Terabaikan
Foto Gus
Berita Foto bulan ini mencoba untuk menceritakan tentang 2 buah situs tua di Semarang. Pertama tentang Tempat Penyekapan Pangeran Diponegoro sebelum dibawa ke Batavia untuk kemudian dibuang dalam pengasingan. Yang kedua tentang Peninggalan Jawatan Kereta Api Belanda (VOC) di jantung kota Semarang, yaitu Gedung Lawang Sewu . Menarik untuk di ceritakan karena kedua situs tersebut menjadi situs yang tak terwat dan diabaikan oleh Pemda Setempat. Silakan dilihat dalam slideshow kolom sidebar Semarang Review.

March 26, 2008 Posted by | Berita Foto, Foto Situs Terabaikan, Uncategorized | , , , , , , , , | Leave a Comment

Dialog Keagamaan di Amerika: Antara Islam dan Yahudi

Syamsi Ali, Ph, Imam Masjid New York:
“Madam!, …I am a Madrasah Graduate !” 

Sabtu kemarin, 15 maret 2008, saya mendapat kehormatan untuk berdiskusi dengan jama’ah East New York Synagogue, sebuah gereja yahudi aliran orthodox. Bagi saya pribadi, ini sebuah terobosan dan kalau bisa saya katakan sebagai membuang diri ke dalam kandang harimau. Berdialog dengan Yahudi aliran reform sudah lumrah. Berdialog dengan yahudi Conservatif juga sudah biasa. Indonesia Bahkan tanggal 24 Maret mendatang saya akan menyampaikan presentasi islam kepada para pengajar JTS (Jewish Theological Seminary) di Uptown New York . Tapi hadir dalam sebuah perhelatan yahudi orthodox adalah baru, dan bahkan masih dianggap tabu dan controversial oleh sebagian di antara mereka. Tapi kini, terobisan itu menjadi sejarah sendiri, karena pada akhirnya, walaupun tidak diingkari masih ada yang menunjukkan wajah ‘prejudice’ mereka menerima kedatangan saya dengan lapang dada. Read more »

March 23, 2008 Posted by | Internatioanal Issue, Letter from US | , , , , , , , , , , , , , , , | Leave a Comment

Email From Obama Center

Dear Gus,
“This morning Governor Bill Richardson
endorsed Barack Obama’s
candidacy for President.”

Governor Richardson called for a new generation of leadership that would bring us together here at home and strengthen our relationships with our allies abroad.
He praised Barack’s speech on race in America this week as an example of courageous, thoughtful, and inspiring leadership. He thanked Barack for speaking to us as adults, and reminding us that cynicism is not realism, and that hope is not folly. Read more »

March 23, 2008 Posted by | Internatioanal Issue, Letter from Obama Center, Letter from US | , , , , | Leave a Comment

Catatan Blogger

Bila Tamara Geraldine Potong Rambut
Mengalahkan Rating Berita
Lainnya

Tulisan Gus-Semarang Review
Oleh-Oleh Diskusi Terbatas Tentang Rating

Secara sederhana, rating merupakan ukuran tentang ketertarikan masyarakat terhadap ‘acara’ TV. Christina Afendy,Senior Manager Marketing Service AGB Nielsen mengungkapkan, pihaknya telah melakukan survey di 10 kota besar di Indonesia yakni Jakarta, Surabaya, Medan, Semarang, Bandung, Makassar, Yogyakarta, Palembang, Denpasar, dan Banjarmasin. Institusi tersebut tidak saja menyurvey tv nasional namun juga tv lokal. Namun, survey tersebut bertumpu pada perilaku pemirsa terhadap acara TV.Bukan kualitas ‘acara’ TV itu sendiri. Jadi,rating, tidak ada hubungannya dengan kualitas program tv. Alhasil, rating yang tinggi pada program tv bukan selalu bermakna bahwa acara tersebut berkualitas baik. Read more »

March 16, 2008 Posted by | Catatan Blogger, Opini, Uncategorized | , , , , , , , , , , , | Leave a Comment

Lifestyle

Sego Kucing :
Favorit Para Jagoan Begadang di Semarang
Liputan Zun dan Rie

Semula Warung sego kucing (angkringan,sego jotos) begitulah sebutan yang akrab ditlinga warga Semarang termasuk Banyumanik Semarang untuk jenis warung makan yang satu ini. Meskipun sederhana, namun tetap punya daya tarik tersendiri bagi mereka yang suka makan malam dengan nuansa cangkrukan. Cara Peyajianyapun terbilang unik, yaitu nasi di bungkus kertas koran dengan lauk yang menggoda selera seperti: oseng bandeng, oseng teri dan lain-lain. Namun semuanya dalam porsi kecil. Tidak sebanyak porsi warung nasi lainnya. Read more »

March 10, 2008 Posted by | Kuliner, Lifestyle | , , | Leave a Comment

Bisnis

Bisnis Kos-kosan di Semarang:
Antara Deg-degan dan Keuntungan
Liputan Rie


Orang tua Hariyadi (30) dulu memiliki kos-kosan putra di Jl Banyuputih, Tembalang sebanyak 6 kamar. Namun akhirnya ia menyesal dengan keberadaan kos-kosan putra itu. Pasalnya orangtua Hariyadi tidak bisa menunggui kos-kosan tersebut. Telepon koin yang dimaksudkan agar penggunaan telepon dapat dikontrol, ternyata bisa dijebol oleh para penyewa kamar.
Tagihan melambung sampai Rp 3 juta. Orangtua Hariyadipun tidak dapat memaksa para anak kos yang semuanya mahasiswa untuk membayar tagihan telepon. Mereka saling lempar tanggung jawab. Dengan segala cara, akhirnya para anak kos dipaksa mengumpulkan uang untuk membayar tagihan telepon. Namun yang terkumpul hanya Rp 1 juta. Read more »

March 10, 2008 Posted by | Bisnis, Bisnis UKM | , , , | Leave a Comment

   

Follow

Get every new post delivered to your Inbox.