indonesia observer

Just another WordPress.com weblog

Pendidikan

Sekolah Alam Ar Ridlo Semarang:
Tak Harus Berseragam, Tapi mendidik Anak jadi Jempolan
Laporan: Taufik Citizen Journalist

Ide awalnya karena kontrakan habis dan tidak ada biaya untuk membangun gedung-gedung sekolah. Hingga akhirnya mengetahui dari siaran televisi ada sekolah dengan konsep alam terbuka sebagai tempat belajarnya,begitu Waka SD Sekolah Alam Ar-Ridho, Desy Ervina SKM mulai bertutur.

Embrio sekolah alam Ar-Ridho adalah TK Islam Terpadu yang berlokasi di Perum Bukit Kencana Jaya Blok C pada 1995-2000. Pada awal hingga pertengahan 2000 itulah terjadi perubahan yang signifikan pada konsep dan praktik manajemen sekolah. Referensi awal dan utama bagi para guru adalah sekolah alam Ciganjur Jakarta yang disaksikannya lewat televisi. Tidak menunggu lama, mereka lantas melakukan studi lapangan di Ciganjur untuk mengenal lebih dekat konsep dan tujuan pembelajaran yang “beda” dari sekolah kebanyakan. Read more »

February 25, 2008 Posted by | pendidikan, Uncategorized | , , , , , | Leave a Comment

Pendidikan

Kuncup Melati:
Sekolah Gratis Sejak 50 Tahunan Yang Lalu
Liputan Ikhsan

Sekolah gratis ternyata bukan barang baru di Semarang. Jauh sebelum Walikota menetapkan Program Sekolah Gratis, bahkan sejak Limapuluh tahun yang lalu, sekolah gratis telah ada di Semarang.
Sekolah tersebut adalah TK dan SD Kuncup Melati, yang bernaung di bawah Yayasan Khong Kauw Hwee memang ditujukan untuk masyarakat kurang mampu.
Tan Sing Loen, pria asli Semarang kelahiran 1933 yang saat ini menjadi ketua yayasan menegaskan, “Sekolah ini bertujuan mendidik anak-anak yang orang tuanya kurang mampu. Mereka berasal dari berbagai suku dan golongan. Asal ada pengantar tidak mampu dari kelurahan, bisa mendaftar di sini.” jelasnya beberapa saat lalu. Beberapa orang tua murid yang dihubungi juga menyatakan hal yang sama. Read more »

February 9, 2008 Posted by | pendidikan, Uncategorized | , , , , | Leave a Comment

   

Follow

Get every new post delivered to your Inbox.